Wednesday, September 1, 2010

Ngaben Masal, Agustus 2010, Asset Koperasi Samba Mandiri Tumbuh Tipis

Bulan Agustus merupakan bulan yang spesial bagi Indonesia karena adanya hari kemerdekaan Republik Indonesia. Selain spesial secara umum bagi Indonesia, bulan Agustus 2010 juga adalah bulan yang spesial bagi Koperasi Samba Mandiri, kenapa?

Di Bulan Agustus 2010 ini terdapat upacara Ngaben (pembakaran mayat disertai dengan upacara yang besar oleh umat Hindu di Bali) secara masal di Desa Besakih, desa dimana Koperasi Samba Mandiri beroperasi.

Ngaben membutuhkan biaya yang tidak sedikit, apalagi bagi masyarakat Desa Besakih yang merupakan pengempon (pengelola) Pura Besakih. Walaupun di berbagai desa lain telah dilakukan penyederhanaan upacara Ngaben sehingga biaya tidak terlalu besar, namun rupanya hal tersebut tidak berlaku di Desa Besakih. Cukup kompleks kalau harus dijelaskan di sini (hehe selain juga penulis tidak mengetahui secara pasti, tapi hanya beropini). Nah, karena biaya Ngaben sangat besar, masyarakat kebanyakan tidak dapat melaksanakan ucapara Ngaben yang semestinya dilakukan pada saat keluarganya meninggal. Jalan keluarnya adalah dilaksanakan Ngaben secara masal yang dikoordinir oleh pemuka adat.

Adanya Ngaben masal tersebut membuat sebagian masyarakat ikut berpartisipasi di sana, baik membantu maupun ikut Ngaben (keluarganya yang sudah meninggal namun belum dilakukan Ngaben). Dengan kesibukan "non profit" tersebut membuat penghasilan masyarakat turun. Untuk menghidupi keluarga, sebagian masyarakat yang sudah menabung di Koperasi Samba Mandiri menarik tabungannya.

Penomena inilah yang membuat asset Koperasi Samba Mandiri hanya tumbuh Rp 6 juta menjadi Rp 436 juta dibandingkan bulan sebelumnya Rp 432 juta.

Walaupun asset tumbuh tipis, namun kebanggaan tetap dirasakan oleh pengurus dan karyawan Koperasi Samba Mandiri. Mereka bangga karena dapat membantu masyarakat (yang sudah ikut menabung) dimana saat mereka membutuhkan dana mereka dapat menggunakan tabungannya. Dengan manajemen yang baik, Koperasi Samba Mandiri dapat menyediakan seluruh dana yang ditarik masyarakat (penabung).

Maju Terus Koperasi Samba Mandiri.

www.ksm.co.id

Tuesday, August 17, 2010

Koperasi Samba Mandiri Mempersiapkan Usaha Perdagangan



Beberapa hari belakangan ini Pengurus Koperasi Samba Mandiri sibuk menggodok persiapan unit usaha perdagangan sebagai salah satu bentuk komitmen Koperasi Samba Mandiri untuk melayani dan mensejahterakan masyarakat. Usaha perdagangan yang akan dibangun mengambil konsep mini market dengan nama SambaMart dengan moto "harga enteng, belanja gampang". Konsep ini dirasa cocok sebagai penjabaran visi Koperasi Samba Mandiri yaitu "Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan gaya hidup modern di dalam budaya yang baik".
Barang-barang di SambaMart diharapkan memiliki "harga enteng" sehingga masyarakat bisa "belanja gampang". Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sedangkan konsep mini market akan membawa masyarakat ke gaya hidup perkotaan yang modern. Berbelanja tidak lagi ditempat yang kumuh dan bau, tetapi ditempat yang bersih dan nyaman.
Memang untuk merealisasikan ide dan komitmen Kop
erasi Samba Mandiri tersebut dibutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Namun dengan kerja keras para pengurus Koperasi Samba Mandiri, serta dengan dukungan masyarakat, tentunya maka semua konsep tersebut diharapkan dapat cepat terealisasi.
Saat ini progress proyek tersebut sudah mulai tahap pengkajian bangunan serta desain logo SambaMart.

Dari polling yang dilakukan ternyata para pembaca lebih suka logo yang kedua? Bagaimana dengan pembaca Blog ini? Silahkan komentar.

Selamat memilih.

Koperasi Samba Mandiri Terus Bertumbuh

Seiring dengan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Koperasi Samba Mandiri, maka asset Koperasi Samba Mandiri pun terus tumbuh. Per tgl 31 Juli 2010 asset Koperasi Samba Mandiri telah mencapai Rp 432 juta. Nilai tersebut meningkat 6,14% dibandingkan asset per tgl 30 Juni 2010 yaitu sebesar Rp 407 juta.

Pertumbuhan ini didukung oleh anggota dan masyarakat yang mempercayakan uangnya untuk dikelola di Koperasi Samba Mandiri. Saat ini, masyarakat sekitar semakin percaya untuk menabung di Koperasi Samba Mandiri. Mereka sudah mulai mendapatkan berbagai keuntungan dari kegiatan menabung secara rutin.

Tidak hanya perorangan, instansi pun sudah mempercayai Koperasi Samba Mandiri. Hal ini tampak dari kepercayaan yang diberikan oleh Banjar Dinas Kunyit (Banjar Dinas setingkat RW kalau di Jawa). Uang sumbangan yang diperoleh Banjar Dinas Kunyit yang biasanya disimpan LPD (Lembaga Pekreditan Desa yaitu dilembaga keuangan milik Desa Adat) kini sudah dipercayakan kepada Koperasi Samba Mandiri.

Kepercayaan tersebut tidak datang begitu saja, namun dibangun dengan penuh komitmen dan dedikasi seluruh komponen pengurus Koperasi Samba Mandiri. Kepercayaan semakin kuat ketika manajemen Koperasi Samba Mandiri terbukti sangat baik. Hal ini terbukti ketika salah seorang pemilik tabungan yang cukup besar (sekitar Rp 100 juta) menarik tabungannya. Koperasi Samba Mandiri dapat memenuhi tepat waktu sesuai permintaan penabung.

Maju terus Koperasi Samba Mandiri!

Wednesday, June 30, 2010

Dinamis dan Elegan, Tampilan Website Koperasi Samba Mandiri

Sejak disetujui Pandi (pengelola domain .id) pada tanggal 3 Mei 2010 website Koperasi Samba Mandiri dikembangkan secara terus menerus oleh tim IT Koperasi Samba Mandiri. Walau alamat Koperasi Samba Mandiri tidak menggunakan nama jalan (karena berada di desa kecil) namun itu tidak berarti Koperasi Samba Mandiri tidak melek teknologi. Lihat saja tampilan website yang dirancang oleh tim IT kelahiran Banjar Dinas Kunyit, daerah operasional Koperasi Samba Mandiri (Banjar Dinas adalah bagian yang lebih kecil dari desa, mungkin kalau di jawa sama dengan RW kale yah).

Tampak beranda ksm.co.id

Teknologi yang digunakan untuk membangun web ini pun cukup canggih. Tidak seperti kebanyakan website perorangan maupun UKM yang dibangun dengan CMS (content management system, seperti seperti joomla, PHP-nuke, dll) website Koperasi Samba Mandiri dibangun secara mandiri. Kelebihannya, desain web Koperasi Samba Mandiri dapat dibuat sesuai kebutuhan.
http://www.ksm.co.id/ dibangun dengan standar web 2.0 yang menggunakan PHP, mysql, AJAX, dan Javascript. Perpaduan semuanya membuat http://www.ksm.co.id/ menjadi website yang dinamis dan interaktif.
Selain website yang dinamis, mail server Koperasi Samba Mandiri pun cukup OK. Dengan memanfaatkan Google Aps, email @ksm.co.id menjadi email yang powerfull, yang dapat digunakan sebagai id di gmail, gtalk dan berbagai fasilitas lainnya. Tidak heran, jika para pengurus Koperasi Samba Mandiri sekarang kebanyakan berkomunikasi dengan gmail (dengan email @ksm.co.id) dibandingkan dengan sms (sms kok rasanya sangat kuno yah hehehe?
Penasaran? silahkan klik http://www.ksm.co.id/ mau tau bagaimana email @ksm.co.id bisa dipake di gtalk? silahkan di add dari gtalk Anda email saya (mahardika@ksm.co.id).

Selamat mengeksplorasi http://www.ksm.co.id/

Friday, May 7, 2010

Website Koperasi Samba Mandiri (www.ksm.co.id)

Di jaman teknologi informasi seperti sekarang ini hampir setiap perusahaan sudah memiliki web site. Web site dapat menjadi bukti keberadaan suatu perusahaan di internet. Bagi sebagian perusahaan, web site sudah menjadi bagian dari bisnis yang dijalankan. Contoh misalnya dibidang perbankan, hampir setiap bank saat ini telah memiliki internet banking yang memudahkan nasabah untuk bertransaksi melalui website bank yang bersangkutan.
Koperasi Samba Mandiri (KSM) sebagai perusahaan yang juga melek teknologi tidak mau ketinggalan dari perusahaan besar lainnya. Pada tanggal 03-05-2010 web site Koperasi Samba Mandiri (http://www.ksm.co.id/) telah disetujui oleh PANDI (pengelola domain .id). Bagaimana proses untuk mendapatkan persetujuan domain tersebut? Berikut ceritanya.
Pada tanggal 02-05-2010 aku mengirim email ke gangster. Tapi email tersebut sepertinya tidak sampai ke tujuannya, bahkan aku sudah coba kirim beberapa kali melalui Hape-ku tetapi tetap gagal (ga tau kenapa, aku berulang kali mendapat informasi kalau email gagal dikirim). Karena beberapa informasi di email tersebut strictly confidential, maka email tersebut tidak aku tampilkan disini. Rangkuman isi email tersebut sbb:
Pada tgl 12-05-2010 aku akan pulang kampung dengan agenda :
- Emailisasi. yaitu pengurus Koperasi Samba Mandiri akan mendapat fasilitas sehingga bisa berkomunikasi dengan email.
- Membeli flexihome untuk Koperasi Samba Mandiri
- Pooling nama website Koperasi Samba Mandiri, pilihannya adalah :
1. http://www.ksm.co.id/ (pembuatannya memerlukan NPWP)
2. http://www.koperasisamba.com/
3. http://www.kopsamba.com/
4. http://www.sambamandiri.com/
5. http://www.koperasisambamandiri.com/
Satu-satu gangster yang membaca email tersebut adalah AX, yang bisa membaca langsung dari sent item di Hape-ku. Selesai membaca AX langsung memilih http://www.ksm.co.id/ katanya ini keren setara dengan http://www.bri.co.id/ http://www.bni.co.id/ (singkatan, 3 karakter, .co.id..hehe aku sedikit hiperbolic nih).
Aku pernah baca di PANDI (http://www.pandi.or.id/) bahwa untuk mendapatkan domain .co.id kita harus memenuhi beberapa syarat dokumen seperti SIUP/TDP atau akta notaris + NPWP dan KTP penanggung jawab serta kepemilikan merk (apabila ada). Dari data tersebut, yang sudah dimilik Koperasi Samba Mandiri saat ini adalah akta notaris dan perijinan dari Bupati. Memang tidak cocok dengan syarat tersebut, tapi aku tetap coba. Aku telpon salah satu reseller domain yang kebetulan berkantor di Surabaya. Dia menyarankan agar aku mencoba saja, kalau tidak diterima ya tidak perlu membayar. Sepertinya ini good deal. So aku pesen melalui internet dan aku lengkapi dokumen2 yang dibutuhkan. Aku memang merencanakan tgl dimulainya website Koperasi Samba Mandiri adalah tgl 02-05-2010, namun sayang, kebetulan tanggal itu hari minggu (tanggal 02-05 itu hari spesial, hari apa coba?) sehingga proses domain http://www.ksm.co.id/ tidak dapat dilanjutkan ke PANDI. Hadi, reseller domain yang aku hubungi, mengatakan proses http://www.ksm.co.id/ akan dilanjutkan hari Senin, tgl 03-05-2010.
Tidak sabar rasanya menunggu tgl 03-05-2010. Setelah menjelang siang aku menelpon Hadi, namun dia bilang masih diproses dan belum ada jabawan dari PANDI. Sekitar jam setengah duabelas aku dapat email dari Hadi kalau http://www.ksm.co.id/ sudah disetujui. Senangnya aku mendapat email tersebut :)
Tanpa disengaja, beberapa hari sebelumnya, dari hasil googling aku tahu ada google apps. Nah pada malam hari, tanggal 03-05-2010 sampai tgl 04-05-2010 dini hari aku setting google apps untuk ksm.co.id. Saat ini, kita bisa membuat email @ksm.co.id yang powerfull seperti halnya email @gmail.id. Email bisa dipakai chating di google talk, bisa dibuat push email dengan IMAP (internet message access protocol) dll. Keren deh.

Sunday, April 11, 2010

Perlu Ketegasan untuk Membangun Mental Masyarakat

Sudah lama beberapa pemda seperti Jakarta, Surabaya dan kota-kota besar lainnya di Indonesia menerbitkan aturan agar pengguna jalan tidak memberikan uang receh kepada anak jalanan, pengemis dan pengamen. Mengapa? bukankah kita diajarin untuk damawan, rajin bersedekah, membantu sesama? Apakah pemda-pemda itu melarang kita untuk berbuat baik?

Jawabnya: Tidak! Mereka tidak melarang kita berbuat baik, mereka tidak melarang kita membantu sesama. Tapi membantu sesama bukan dengan "menyesatkan" mereka. Semakin banyak orang "baik" yang memberikan uang kepada anak jalanan, pengemis dan pengamen maka mereka akan semakin nyaman dengan posisi mereka. Bahkan jumlah mereka akan terus bertambah karena merasa ini adalah "pekerjaan" yang mudah. Padahal bagi pemda-pemda tersebut, semakin banyak jumlah anak jalanan, pengemis dan pengamen maka mereka akan dianggap gagal dalam membangun daerahnya. Bagi masyarakat yang merasa tersentuh melihat anak jalan, dll maka mereka diharapkan untuk menyumbang ke panti-panti asuhan atau lembaga sosial lainnya. Harapannya panti asuhan atau lembaga sosial itu bisa membantu anak jalanan dengan memberikan pendidikan dan ketrampilan sehingga mereka bisa mandiri. Tujuan akhirnya adalah mengurangi anak jalanan, dll dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Maafkan aku kalau salah, ini hanya logika saja.

Lalu, apa hubungannya dengan Koperasi Samba Mandiri?

Waktu aku pulang, ada seorang Bapak yang minta kredit Rp 500 rb. Tapi dari awal dia bilang kalau dia tidak mampu untuk mengangsur pokok pinjamannya, dia hanya bisa bayar bunga (Rp 12.500 per bulan). Saat dia datang itu kebetulan hari libur dan MS yang waktu itu ada dirumah bilang ke dia agar datang besoknya. Mengenai jaminan, katanya dia punya motor tapi BPKBnya dipinjam temannya dan dijadikan jaminan di Koperasi Samba Mandiri. Dia minta, jaminannya pake BPKB motor itu.

Pada meeting sore hari itu, aku mempertegas kembali produk-produk kredit Koperasi Samba Mandiri, yaitu:

1. Kredit konsumsi bunga menurun

2. Kredit konsumsi bunga tetap

3. Kredit usaha (hanya untuk yang punya usaha yang sudah berjalan lancar minimal 2 tahun, boleh bayar bunga saja untuk jangka waktu maksimal 12 bulan)

Kembali ke Bapak yang minta pinjam Rp 500 rb itu, dia tidak memiliki usaha. Dia mau kredit yang hanya bayar bunga karena dia merasa tidak mampu untuk bayar pokok. Aku jelaskan ke MS dan BB pada saat meeting itu bahwa sesuai ketentuan Koperasi Samba Mandiri, Bapak itu tidak bisa diberikan kredit yang hanya membayar bunga saja.

Keesokan harinya Bapak itu datang sebelum makan siang. Aku tahu, yang namanya menolak memang tidak mudah. MS diam saja dan membiarkan Bapak itu menunggu kita makan. Selesai makan, MS mau pergi mengantar Wayan (karyawan) pulang karena sakit (baru habis jatuh naik motor). Bapak itu bilang gini "kalau mau pergi, kasi aku uang dulu dong". Nah waktu itu aku dengan MS bilang "Maaf, katanya ga boleh kredit tanpa bayar angsuran" begitu kira2 (ya aku ga inget apalagi omongan mereka) dan kemudian MS pergi ngantar Wayan.

Setelah MS pergi, Bapak itu bercerita dengan dengan Iwak. Singkat kata, pada sore harinya Iwak bilang kalau Bapak itu sedih banget sampai meneteskan air mata karena tidak dapat kredit yang dia harapkan. Sebelum Iwak cerita itu, aku juga sempat bilang gini ke MS "kasian juga Bapak tadi itu" trs MS jawab gini (kalau ga salah) "Kalo kasian kok nyuruh aku nolak?" terus aku bilang "keputusan kredit tidak boleh berdasarkan kasian". Aku lupa, bagaimana kelanjutan cerita itu.

Kalau dilihat sekilas, memang kasian Bapak itu. Di sinilah hubungan ceritaku tentang anak jalanan dengan Bapak itu. Saat melihat anak jalanan memelas, rasanya kita ga tega untuk tidak mengeluarkan seribuan, tapi itu tidak baik, kita tidak boleh kasian dan kemudian "menjerumuskan" dia.

Memang kasus Bapak itu tidak sama seperti itu. Tapi coba dihitung kembali. Kredit Rp 500 rb, jika diangsur bulanan selama 1 tahun maka angsuran pokoknya "hanya" Rp 41.667 + bunga 2,5% (Rp 12.500 pada bulan pertama, bulan kedua akan lebih rendah). Total angsuran pada bulan pertama sebesar Rp 54.167. Di sisi lain, jika kerja sebagai buruh harian dikampungku, gaji sehari adalah Rp 30.000. Hanya dengan menyimpan gaji sebagai buruh harian selama 2 hari harusnya sudah cukup untuk bayar angsuran sebulan. So, jika membayar Rp 54.167 aja berat, bagaimana melunasi Rp 500 rb sekaligus? Bukankah ini akan menjadi beban yang amat sangat besar bagi dia? Terus terang dari orangnya, aku yakin dia pasti akan bayar (bukan tipe orang yang akan ngemplang) tapi masalah waktunya kapan, itu saja. Aku juga mengerti, jika dalam kondisi susah, uang Rp 50 rb adalah jumlah yang besar.

Menurutku, karena ketidak mampuan Bapak itu untuk membayar angsuran sebesar Rp 54.167 (bulan pertama dan menurun pada bulan2 berikutnya) maka kredit dari Koperasi Samba Mandiri benar-benar tidak cocok (karena ada beban administrasi dan bunga). Harusnya Bapak itu bisa kita bantu dengan dana sendiri yang tidak ada beban bunga, yang bisa kita iklaskan sampai kapanpun Bapak itu mau bayar. Tapi sayangnya, kita beum sampai pada tahap itu. Mudah2an suatu saat kita diberi kesempatan untuk itu.

Kembali ke penolakan atas permintaan kredit Bapak itu, dari pada membabani orang yang tidak mampu dengan bunga dan administrasi, bukankah lebih baik kita tolak. Harapannya dia bisa mengusahakan dana yang tidak terlalu membebani dia. Dari pada kita tampak baik tapi malah membebani dia. Karena uang yang ada di Koperasi Samba Mandiri hampir seluruhnya membayar bunga, so tidak mungkin kita pake "beramal".

Dalam Blue Print Samba Grup sudah ada rencana untuk membangun "Samba Foundation" yang diharapkan akan menjadi lembaga amal yang berada di bawah Samba Grup. Suatu saat, jika Samba Foundation sudah terbentuk, ketika ada kasus seperti ini, Samba Foundation diharapkan mampu mengambil alih, bukan saja memberikan pinjaman sebesar Rp 500 rb tanpa bunga tetapi bagaimana membentuk Bapak tadi menjadi lebih mapan secara finansial.

Mari kita doakan sebentar, semoga Bapak tadi akan mendapat limpahan rejeki, semoga semua rencana Samba Grup dapat terwujud sehingga benar-benar dapat mensejahterakan masyarakat.

Thursday, March 25, 2010

Setahun Ganti Logo 2 Kali?

Logo awal Koperasi Samba Mandiri




Ingat post tgl 12 Februari 2010? Judulnya "Koperasi Samba Mandiri, kredit gampang, nabung aman: a new logo with tag line"?

Bisa dikatakan saat itu Koperasi Samba Mandiri "mengganti" logonya untuk pertama kali setelah launching tahun 2009. Disebut mengganti karena walaupun logo "KSM" maupun tulisan "Koperasi Samba Mandiri" tidak diubah sedikitpun namun adanya kalimat "kredit gampang, nabung aman" mampu memperbaharui jiwa Koperasi Samba Mandiri. Berikut logo dengan tag line tersebut:

logo lama

Beberapa minggu yang lalu, aku minta bantuan teman untuk memperbaiki logo "KSM" agar menjadi 3 dimensi, seperti pita yang dibentuk sedemikian hingga menjadi tulisan "KSM". Nah berikut ini adalah logo baru, yang beruka cuma "KSM"nya saja.



logo baru

Lebih ok kan logo yang baru? Koperasi Samba Mandiri diharapkan seperti bibit mangga yang terus bertumbuh, semakin besar dan semakin menguntungkan. Pohon mangga, ketika kecil, perlu dipupuk, perlu disiram, pertumbuhannya pun masih lambat. Buah belum ada. Tapi semakin besar pohonnya maka pertumbuhannya makin cepat, mulai menghasilkan buah, semakin besar pohonnya, semakin banyak buahnya tapi disisi lain perawatan yang diperlukan semakin sedikit. Ga perlu lagi pupuk, ga perlu lagi disiram bahkan di musim kemarau sekalipun.

Terus bertumbuh Koperasi Samba Mandiri.



History logo KSM (Koperasi Samba Mandiri)